•Tamu itu membawa rezeki dan pulangnya membawa ampunan.(Daruquthni).
*Maka tiada kebaikan bagi seseorang yang tidak dikunjungi oleh tamu.
•Jangan sekali-kali menyusahkan tamu. Masyarakat yang terjelek adalah yang tidak menghormati tamunya.(Bukhari,Baihaqi).*Hak tamu untuk dilayani adalah tiga hari,yang wajib dihormati dan dilayani sebaik-baiknya. Lebih dari paa tiga hari, pelayanan tuan rumah di anggap sedekah.(Bukhari,Muslim)
•Jangan menunggu sampai tamu datang,sebaiknya memasak makanan,kemudian mengundang orang datang makan bersama,(Baihaqi,Ibnu’Adi).
•Tuan rumah disunahkan menemani tamu makan.(Baihaqi).
•Tuan rumah disunahkan mengantarkan tamu yang akan pulang sampai ke pintu luar.(Ibnu Majah).
Adab Betamu
-Makanlah apa yang dihidangkan oleh tuan rumah. Jangan meminta sesuatu yang tidak dihidangkan.(Abi Ya’la).
-Jika akan berpuasa sunah, sedangkan kita menginap, hendaknya tamu lebih dahulu meminta ijin atau atau memberitahu tuan rumah.(Ibnu ‘Adi).
-Apabila bertamu dan dihidangkan makanan,sebaiknya tamu berbuka. Asalkan bukan puasa wajib.(Bukhari,Muslim).
-Tamu di anjurkan tidak mengimani jamaah shalat orang tempatan.(Tirmidzi,Abu Dawud,Ahmad).
Menghadiri Undangan
Wajib menghadiri undangan,jika diundang.(Bukhari,Muslim,Abu Dawud,Ahmad). *Sebaiknya,jangan mendatangi suatu undangan resmi,jika memang tidak diundang.(Abu dawud).
Jika datang dua undangan, maka hadirilah yang terdekat tempatnya dengan pintu rumah kita.(Abu Dawud,Ahmad).
Boleh menghadiri undangan dengan membawa teman,walaupun teman itu tidak diundang.(Bukhari,Abu Dawud,Baihaqi).
Sebaiknya jangan menghadiri undangan orang fasik.dan haram menghadiri undangan yang acaranya penuh dengan kemaksiatan.(Thabrani,Baihaqi).
Al-Qur'an
Bab Bertamu,Undangan,Dan Adab-Adabnya
05.39 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar